25.12.15

jawabin question penting


mentioning*

Kemampuan dia dalam memberikan direction di jalan itu sangat buruk. Kalau nunjukin jalan gak bisa bedain kiri sama kanan (Nah, gawat banget kan). Ngomong arahnya ke kanan, eh jarinya malah nunjuk ke kiri. Mungkin kalau dia dijadiin aplikasi Maps baru di Play Store, ratingnya paling sekitar 3.5/10.

Sebenernya sudah menjadi rahasia umum lah kalo cewek sering nabrak sesuatu. Dia juga bukan pengecualian, sering banget lah nabrak barang, saking seringnya mungkin udah bisa dijadiin hobi. Dalam sehari bisa nabrak 7-8 kali. Apa aja bakal ditabrak, entah itu kursi, tiang, badan orang, pinggiran meja, ataupun spion mobil.

Suara dia fales maksimal, kalau dia gue ikutsertakan kontes buta nada pasti juara 1. Setiap dia nyanyi, rasanya tuh kayak ada nyamuk di mobil... Tapi gak ilang-ilang.

Orangnya sabar banget, bener-bener sabar. Gue tinggal tidur, ditungguin. Gue tinggal main get rich, ditungguin. Gue orangnya emosian dan moody banget, tapi kenapa dia masih bisa tahan gue juga gak ngerti. (Thankyou ya.)

Anaknya gak suka balesin chat bokap nyokapnya, padahal dia ngerti kalo uang di dompet dia masih disubsidi dari bokap nyokapnya. Emang anak sekarang tuh gak tau diri.

Down to earth, makan pinggiran tacu, naik motor tacu. Jarang loh ada cewek sekarang yang mau diajak kayak gitu. Tapi jiwa hedonnya juga gak kalah sih, beli baju 400 ribu tacu, makan all you can eat tacu banget.

Suka banget meluk-meluk gajelas. Gue lagi nyantai, dipeluk. Lagi makan, dipeluk. Lagi nyetir, dipeluk. Ya sebenernya... gapapa sih, yang penting jangan meluk yang lain aja selain gue.

Sayang banget sama kamu. Semoga kita bisa terus sama-sama ya, paling enggak sampe tahun depan dulu lah. Gausah yang muluk-muluk sampe tua, bullshit itu. (Tapi kalo bisa, kenapa enggak hehe)



Lop.
Penulisjournal.

17.12.15

1/8

Blog ini udah gak gue bongkar lagi sejak akhir bulan lalu, karena pada bulan ini gue baru saja sibuk-sibuknya belajar buat UAS.

Sebenernya... gak belajar sih. Mungkin lebih tepatnya, bikin contekan buat UAS.*

Saat hari terakhir UAS, kelas gue melakukan ritual foto kelas dan here it is.





Gue bukanlah anak yang bodoh tapi mau gak mau gue musti mencari cara buat nyontek karena tebel materi ujiannya udah saingan sama Alkitab. In short, gue sama sekali bukan orang bodoh, hanya gue adalah seorang yang pemalas profesional.

Before test

Hari ini adalah hari pertama liburan gue sampai pertengahan Februari nanti. Entah apa yang bakal gue kerjakan dalam libur hampir 2 bulan ini. Satu hal yang gue sangat senangi adalah paling tidak di musim hujan yang sangat pw buat nempel di kasur, gue gak harus bangun pagi.

Anyway cara mencontek gue adalah seperti ini:

1. Siapkan materi ujian

2. Buka salah satu lagu, pilih lyrics, copy paste. 
Sync lagu ke iPod.

Cari lagunya... bukan 'liriknya.' 
Cum Laude.

Anyway, gue suka banget sama lagu barunya PSY yang berjudul DADDY. Meskipun kayak Gangnam Style part 4, tapi gue sangat suka beat lagunya yang catchy, konsep MVnya dan CL yang super cakep.

Also, there's Pop Danthology 2015. Which a really great mashup to listen to.

For now, kerjaan gue adalah mencoba mencari kesibukan dan mungkin make something out of it.

IP 4 amin,
Penulisjournal.

29.11.15

what time is it

November 29th, 3.05 am.

Baru aja gue bangun dari tidur terlama dalam hidup gue. Dari jam 7.15 sampai jam 11.45. Tepat 4,5 jam.

Dan kabarnya hari ini ada gempa sesaat. And I missed it. Well, kesimpulan yang gue dapet adalah mungkin ketika nanti ada gempa lagi dan gue sedang tidur... Gue baru akan terbangun karena ketimpa lemari.

Motivasi menulis jam segini adalah ketidakbisaan gue untuk kembali ke dunia mimpi. Dan seharusnya perut ini paling tidak perlu membakar sesuatu sebelum tidur. Tapi sayangnya mbak gue udah tidur dan gue gak tau box indomie ditaro dimana.

Akhirnya gue memutuskan untuk main game yang 'sempat' membuat gue lupa akan UTS. Game terseru abad 21. Line Ranger. Dan game itu sukses membuang 1 jam dari waktu gue, tapi masih belum cukup lama untuk membuat rasa ngantuk itu kembali muncul.

Setelah bosan gue mencari makanan di kulkas dan menemukan sisa 2 coklat Ferrero. Tentu saja gue makan dan gue masih tetap laper.

Pas balik ke kamar, ambil HP dan buka Line. Temen kuliah ternyata udah gak bales Line gue, jadi gue sekarang sedang terdiam sambil mendengarkan suara hujan yang turun secara perlahan.

Besok pagi gue akan pergi gereja... Dalam 3 jam gue akan kembali bangun. Hal ini membuat gue agak sedikit ragu untuk tidur lagi.

Anyway some songs that I actually enjoy listening to at this moment of silence.
Writing's On The Wall and Sorry.

Also, I wonder what will my Christmas be this year. As last year's tentu akan sangat berbeda dengan tahun ini. I hope I could spend the last month of 2015 with things that will be heavily missed when I look back one day.

Nvmbr,
Penulisjournal.

23.11.15

#facts

- I often switch my POVs, from mine to others, so I can sorta guess what others may think of me.
- Like any songs that has meaningful lyrics, also EDM songs that has a good beats.
- My personal favorite jokes comes from sarcasm, or 'You-need-to-be-smart-enough-to-get-it' jokes.
- Can't lie, because a good liar would convince others that he's honest enough not to tell lies.
- Make unthinkable bluff when I lie. Even sometimes I praised myself for my own bluff.

- Negative thinker. Always see a situation from it's worst-possible case.
- Always pay attention to little details, and also try to find hidden meanings behind it.
- Don't enjoy korean foods as much as I enjoy their reality shows, songs, and dramas.
- Perfectionism.
- Enjoy getting new words that I haven't know.

- I sleep using eye cover since I was 15.
- My preferences for a perfect girl is smart, good-looking eyes, and brave.
- I'm bad at teaching people how to do something.
- My hobbies are usually for girls. Writing, knitting, playing guitar.
- Hate self-centered people. The one that never think of other people's life.

- I often forget to drink water after having a meal.
- Sometimes I sleep without putting any clothes on.
- My bedroom are messy, but I know where I put all my belongings.
- Never spill a single grain of rice on finishing my foods.
- Once I love someone, I love her like crazy.

- But I'm a shy guy when it comes to love.
- I had a commitment not going out with anybody except I can afford things for myself.
- I can't really trust people. Even my mom.
- My typical friend is someone who got the same mindset as mine.
- Not making friends with someone I'm uncomfortable with.

Penulisjournal.

4.11.15

long time no speak



Why should I think about you?
Sure a glimpse of me rarely crossed your mind.

But still, sometimes I think of you.
Okay, it's a lie. I do think of you, a lot.

Well, as far as I can remember, you never actually left my heart.
A piece of you always stay, no matter how little it is.

Maybe you've gone, maybe you had forgotten all things that we did together.
But I'm here for you, if you ever get left behind. I'll wait like a fool, if you ever changed your mind.

"Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu. Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku."

good for your ear

#currentfavsong (Meskipun judulnya sangat terdengar alay. Tapi lagu dan isi lagunya terdengar 180 derajat)

Yovie & Nuno
1. Lebih Dekat Denganmu
2. Dia Milikku
3. Tanpa Cinta
4. Bunga Jiwaku
5. Menjaga Hati

Sheila on 7
1. Seberapa Pantas
2. J.A.P.
3. Anugrah Terindah Yang Pernah Kumiliki
4. Melompat Lebih Tinggi
5. Pejantan Tangguh

RAN
1. Pandangan Pertama
2. Ratu Lebah
3. Tunjukkan Cintamu
4. Jadi Gila
5. Hanya Untukmu

22.10.15

police thief

Ketika gue masih SD kelas 1, gue adalah anak yang sangat pendek, kontet, kurus, mirip kayak tulang berjalan. Gue gak seperti teman-teman lainnya yang punya tenaga untuk melakukan hal-hal yang memerlukan otot. Badan gue sangat enteng, jadi satu-satunya kelebihan yang gue miliki hanyalah... bisa lari.

Lari. Dulu gue adalah pelari tercepat ke 2 di SD gue (Memang sangat bukan prestise yang patut dibanggakan), sementara yang nomor 1 namanya Ryan. (Ok, namanya emang gak penting untuk disebut).

Tapi kalau diingat lagi, emang semua yang dilakukan saat SD memang gak penting. Kehidupan anak SD saat istirahat kalau gak makan... ya lari. Uang jajan gue dulu cuman Rp2.000 - Rp5.000, gue berharap bisa beli apa dengan duit segitu, dan lagi, budaya 'Anak-pinter-itu-rajin-menabung' udah menghipnotis hidup gue. Jadi supaya duit bisa ditabung, gue menyibukkan diri dengan berlari.

Naik kelas 5 SD, akhirnya lari itu di upgrade, larinya gak sekedar lari, tapi larinya ngejer satu benda berbentuk bundar bernama bola (plastik). Duit goceng mulai gak ditabung, dipake buat beli bola. Setiap hari seusai main, bola diumpetin di lapangan, besoknya hilang, dan kita beli lagi. (Belakangan gue baru tahu, yang ngambilin bola adalah yang jual juga. Kan kampret.)

Hidup itu selalu di upgrade, dari lari, jadi lari rebutan bola. Dari rebutan bola, jadi rebutan cewek.

Anyway, buat anak yang gak berbakat main bola, ada kesempatan untuk tetap menjadi gaul di permainan lain. Game sengkat kaki, sama polisi maling (baca: polmal).

Dulu gue suka banget sama game sengkat, tiap pagi sebelum masuk kelas pasti main game ini. Tapi sejak ada tragedi 'temen-mau-nyengkat-kaki-temen-malah-kena-kaki-meja' dan kakinya jadi memar. Gue tobat main game ini.

Favorit kedua gue adalah polmal. Bukan karena cita-cita gue pas SD jadi polisi, tapi karena, game polmal ini cukup universal. Cewek biasanya masih mau diajak main game ini. (Karena kalo main sengkat, roknya bisa kemana-mana.) Sebenernya buat cowok-cowok, ini adalah satu-satunya game yang memberikan kesempatan untuk melakukan atau mendapatkan kontak fisik dari cewek. (Kalau dipikir lagi, sebenernya dulu cewek belum ada yang menarik sih, belum jadi 'cewek'.) Tapi, seru aja.

*Post ini dibuat saat gue besok akan menghadapi UTS kuliah dengan mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi, dan gue malah (dengan bodohnya) ngetik tulisan ini karena secara gak sengaja ngomong sendiri di kamar mengingat masa lalu.

Lari, lari, lari.
Penulisjournal.

7.10.15

AKB

Post ini gue dedikasikan buat Andika Kangen Band. Bukan, gue bukan fans Andika. Tapi thanks banget udah bikin gue ketawa.

Jadi cerita awal gue mulai search si Andika, karena pacar temen gue cerita kalau dia pernah ngefans sama Andika pas masih SMP (Karena itu masa alay, gue memaklumi). Dan berhubung gue orangnya sangat gampang penasaran. Akhirnya gue search deh di Youtube. 'Andika Kangen Band'.

Gue sebenernya gak tau apa yang terjadi sampe Andika sering banget dikatain orang-orang, karena beberapa hal yang gue tau tentang orang ini adalah dia pernah dipenjara, muka dia mirip Sasuke kw 3, dan salah satu lagu dia berjudul 'Yolanda' yang gak sengaja dan mau gak mau musti gue dengerin karena lagi ngantri bayar di Carrefour.

Nah, balik lagi ke Andika yang gue search di YouTube. Ketemu deh sama video Yolanda, akhirnya gue klik dan dengerin lagunya. "Wah, lumayan juga kok gak abang-abang banget". Terus gue swipe ke bawah, dan ini yang bikin gue ketawa.

Muka Andika..

Rambut Andika.

Double kill.

Suara Andika.

Suara vokalis baru kangen band.

Gue gak tau pas gue baca komen-komennya, gue bener-bener ketawa. Dan gue makin ngerasa wtf pas gue tau kalo ternyata Andika pernah punya 4 istri, dan 3 kali masuk penjara. (Istrinya mungkin mau karena image-nya yang terlalu 'bad boy', biasalah, cewe kan suka cowok nakal kayak Sasuke).

Coba bayangin. Lu nikah sama orang yang badannya ceking, muka tukang copet, rambut sapu, dengan suara mirip knalpot bajaj. Kok... bisa mau???

Tapi sekarang ini Andika udah tobat, gak ngobat lagi, dan beratnya naik dari 45 kg jadi 78 kg. Dia juga keluar dari band alaynya dan jadi produser dangdut. Tapi dari semua itu, yang paling bikin gue terharu adalah....

Dia akhirnya potong rambut,
Penulisjournal.

26.9.15

lost

Gue gak pernah berharap gue akan menulis post ini.
Gue gak pernah berharap saat gue berkata 'Selamat tinggal', berarti lu akan benar-benar meninggalkan kita.

This post was made for a lost brother. (25 September 2015)

Kita pernah janji, suatu saat kita akan ketemu lagi, and when it happens both of us will already be on top. Sadly, janji itu mungkin gak bisa kita tepati. Karena lu udah terlalu cepat berada di atas sana.

Gue merasa hampa dan sedih banget saat tau lu udah gak ada. Berita duka yang gue baca sore itu terasa bohong dan mustahil. Bahkan, gue gak pengen percaya apa yang udah terjadi.

Gue mendadak teringat semua kelakuan konyol kita. Saat SMP, gue dan temen lain nginep di rumah lu dan main PS2 jam 4 subuh, lalu main gitar di sekolah, dan perform band kita di acara akhir tahun. Menurut gue, semua itu baru awal dari perkenalan kita. Masih banyak yang belum kita lakuin bareng dengan temen-temen yang lain.

Ngomong-ngomong soal SMP, thank you banget udah membantu gue mengisi cerita untuk setiap post yang ada di awal blog ini. Mungkin lu gak tau, bahwa gue merasa sangat seneng ketika gue masuk ke kelompok buatan lu. Kelompok cupu kita emang gak keren, apalagi populer. Isinya cuman anak-anak yang aneh dan pendiem. Tapi, gue sangat bangga punya kelompok yang bisa diajak jalan bareng, tempat gue bisa jadi gue sendiri, bahkan sampai kita lulus SMA, dan mulai kuliah.

Ketika kuliah, gue tahu lu akan pergi jauh. Kita gak akan sedeket dulu lagi, kita emang udah punya pemikiran masing-masing yang kadang udah gak gitu nyambung. Saat lu boarding dan gue gak bisa anterin. Gue sempet berpikir, 'Nanti juga bisa ketemu lagi. Begitu gue punya uang sendiri, gue akan beli tiket dan nginep gratis disana.'

Meskipun ternyata sekarang lu pindah terlalu jauh dan sulit untuk dijangkau. Begitu waktunya tiba, gue akan nyusul lu juga, ketika gue sudah on top kayak lu dan memiliki semua yang gue inginkan.

Anyway, thanks karena lu selalu support gue buat sama Juventus, meskipun gue tahu itu gak mungkin. Dan tentang rasa suka lu buat dia, walaupun we both know it's unrequited, lu masih sering berusaha dan gue sangat salut sama lu.

Thank you udah ajarin gue gitar, dan skill gue emang gak pernah berkembang setelah lu pergi. Gitu-gitu aja. Gue berharap nanti lu masih inget dan mau ajarin gue. Karena gue yakin, lu akan terkenal banget disana, jadi salah satu orang yang membuat suasana di sana bahagia dan seru dengan petikan gitar lu.

Gue gak bisa menulis dengan baik sekarang, maaf kalo lu baca ini dan tulisan ini terasa agak off. Gue hanya merasa sekarang ini agak sulit untuk berpikir dengan baik. Tapi, gue harap lu tau, kalau keberadaan lu di hidup gue sangat membantu gue. You were a friend, and a brother to me.

Knowing that, you're gone now. It does feel different.

Echte Liebe,
Penulisjournal.

23.9.15

getting high

Rabu lalu, gue baru minum-minum lagi, bahkan dengan orang-orang yang baru gue kenal, gue mempelajari gaya-gaya favorit cewek saat mabok.

Biasanya ini fase awal, cewek yang suka banget ngomong akan semakin suka ngomong, lalu lama-kelamaan, mereka mulai meningkatkan volume suara dan memulai... gaya teriak-teriak.

Sambil dengerin musik keras dan dubs-dubs, cewek akan menaik-turunkan kepalanya mengikuti beat musiknya, terkadang bisa dari skala yang santai sampe yang sangat kuat. Gue menyebut gaya ini, gaya 'Heads up and down, party hard.'

Setelah minum kebanyakan, mereka bakal mulai mengeluarkan gaya 'Gua-mau-ke-WC'. Biasanya dengan sok kuat, mereka akan berjalan sendiri sambil megang benda apapun di sekitar mereka. Gaya 'Gua-mau-ke-WC' biasanya dikombinasikan dengan satu gaya yang sering banget ngerepotin kaum non-mabok. Which is, gaya jatoh secara ngagetin.

Kalau udah sukses balik dari WC (setelah jatoh berkali-kali), mereka akan melakukan sebuah gaya final, yaitu gaya tidur dimana aja. Biasanya mau gak mau, cewek jenis ini akan merepotkan temannya sampe harus digotong bersama ke mobil.

Burp,
Penulisjournal.

3.9.15

Terminal Pluit

Bus Transjakarta. Transportasi umum berwarna oranye, seharga 4.000 rupiah yang jadi sering gue pakai semenjak masuk kuliah.

Kenek mirip Doraemon
Karena gue gak adalah anak bodoh yang gak tahu jalan, gak bisa baca peta, dan gak punya insting supir yang baik. Akhirnya dengan kendaraan ini gue pergi ke Univ.

Tapi...

Menyesuaikan harganya yang murah, kualitas bus ini juga kadang murahan.

Jarang-jarang halte bisa sesepi ini...

Biar gue kasih lu gambaran, kehidupan anak Untar yang pulang jam 3 siang naik busway.

Diantara 24 jam dalam 1 hari, matahari itu paling panas jam 1-3 siang, dan panas itu tentunya memicu keringat untuk keluar. Jam 3, kebanyakan semua karyawan lagi pada cari makan, jadi kesimpulannya busway padat penumpang, desak-desakan, bau keringet, dan karena kualitas bus yang tidak mendukung. ACnya rusak. Gak perlu gue jelaskan lebih lanjut, kondisinya sedikit kurang agak mirip dengan sauna.

Lalu gue mencari nomor gubernur Jakarta, dan gue sms untuk laporin ketidaklogisan temperatur busway ini. Karena gue yakin, Pak Ahok pasti gak pernah naik busway jam 3 siang.

Lalu, setelah 5 hari naik bus maksiat ini, hati gue menjerit, gue udah gak sanggup lagi... (Dramatis)

Pemandangan sehari-hari
Akhirnya, gue belajar jalan ke Univ, dengan motor.

Positifnya, gue bisa pulang pergi dengan gampang. Negatifnya, bensin jadi berkurang lebih cepat, bukan karena jauh, tapi karena gue, bahkan sampai hari ini masih sering nyasar.

Terimakasih Untar, moral of the story: Jadi orang... jangan bego-bego amet.
Penulisjournal.

nz

di post kali ini, mungkin lebih pengen cerita soal pindahnya gue ke NZ ya. latar belakang: gue nyaman di Indo, walau kerja jadi freelance, h...