10.1.20

a goodbye letter.

Hey,

if you ever read this by chance.

I just want you to listen to this song, because it explains more than how I can put my feelings for you.





Rich Brian’s “Drive Safe” seems to feature two distinct narrative, in the first verse, Brian is seemingly reminiscing on the past in relation to where his life is headed. Thus the song begins with him alluding to the day that he decided to “go rogue”, as in break away “from the pack” and do his own thing. And in doing so he faces both external and internal challenges. However, he has apparently stayed committed to achieving his goals, even though to date he has not definitively realized them. (I know that I put much effort to my career. I lost you because I give you freedoms to be whoever you want and I never regret that it ends up this way.)


But the tone of the chorus and specifically the second verse is different. The second verse (even though it features Rich briefly rapping about himself) is mostly dedicated to what appears to be a romantic interest who he now has a “broken” relationship with. But apparently they are still involved. Indeed the titular term “drive safe”, which is found in the chorus, is directed specifically towards her. And what Rich seems to be telling her is basically to be cautious, in a general sense, concerning how she conducts her life. (We are broken and in the end I still want you to 'drive safe' on your own.)

Indeed on a wider scale, considering the intrinsic ambiguity of the first verse, it can be concluded that Rich is also imparting this selfsame message not only to himself but also the listening audience. And in that regard, the sentiment he seems to be putting forth is that once again people should be cautious and arguably even diligent in the pursuit of their dreams, especially when they are so deep in the quest that there is no turning back. But for the most part this a love song, where Brian is telling his significant other to know that she indeed means a lot to him. Furthermore he tells her that she should be careful in choosing her movements also. (Now, I know this is the path that I chose and there is no turning back. you did mean a lot to me... but I moved on. Now that we are on our own path, please be cautious for whatever you do.)

Thank you for your time.

you know who you are,
Penulisjournal.

25.11.19

sebuah titik baru

setahun lewat lagi dan hal yang sama kembali terjadi.

semacam final destination di real life yang gak bisa dihindari, karena memang jika udah meant to end ya pasti akan mati juga sesuai rencananya.

mungkin yang kebanyakan orang bilang ketika sebuah hubungan berakhir, kita hanya perlu mengingat semua yang manis dan melupakan yang pahit.

Namun buat gua, lebih baik untuk melupakan semuanya.

Karena tanpa dia, semua yang manis pun akan menjadi pahit, dan hidup terus dalam kepahitan seperti ini cuma akan menyiksa aja.

Gak perlu nyesel juga semua yang udah terlewati, seenggaknya banyak pelajaran mendewasakan yang bisa mendorong gua untuk semakin berkembang.

Menarik nafas yang dalam, gua berdoa agar semua yang terjadi dalam hidup gua akan menjadi lebih baik.

Masalah dan cobaan akan terus datang dan mungkin akan sulit untuk menghilangkan beberapa kebiasaan lama, tetapi seiring berjalannya waktu.


Aku pasti bisa,
Penulisjournal.

-
terimakasih.

25.10.19

sebuah halaman di 25 oktober

hi everyone,

segini lamanya ga bercerita lewat tulisan, gue sampe bingung mau mulai darimana.

ratusan hari yang terlewati ini gak hanya lewat begitu aja, setiap harinya mengajarkan dan mengubah gue, menjadi sebuah progres yang jauh berbeda bila dibandingkan gue di awal tahun ini.

sekarang ini gue kerja sebagai freelancer, bukan pengangguran karena gue punya penghasilan, tapi konsep kerjanya emang agak mirip sama pengangguran.

gue suka sama kerjaan gue, kerjaan yang bikin gue belajar banyak hal baru dan ketemu orang baru. dari gue yang introvert banget sampe harus beradaptasi dan ikut-ikutan menjadi extrovert.

kerjaan dimana gue gak terikat waktu 9 to 5, ga harus bangun pagi dan kena macet.

gue sadar juga, sekarang gue mulai nyaman dengan situasi yang ada. dengan lingkungan kerja, dengan penghasilan yang ada dan dengan semua yang terjadi so far.

tapi gue bukanlah orang yang suka dengan stabilitas. so starting from now, i will be challenging myself more to do anything that i dont like doing.

its funny how in a year, every single thing that you once wanted and had in mind, sekarang jadi jauh berbeda setelah lu menemukan banyak hal lain dalam hidup.

gue berharap kedepannya hidup gue akan jauh lebih seru aja, gue ga wish for menjadi lebih kaya, gue cuman berharap banyak ups and downs yang bisa bikin hidup gue jauh lebih punya banyak cerita.

1.1,
penulisjournal.

4.9.19

10 years from now.

to: 31 years old me.


first and foremost, semoga lu selalu bahagia. gua harap lu bisa achieve semua mimpi yang sekarang lagi lu kejer. Di saat sekarang lu masih sangat bingung how everything will turns out, masih ragu dan takut, gua harap sekarang udah terjawab.

sekarang gua lagi bingung-bingungnya dalam menampung pundi-pundi uang. mau invest ke saham, properti atau buka usaha? coba kalo lu bisa kasih tau gua, mungkin sekarang kita udah lebih kaya dari Bill Gates.

gua harap lu marry the love of your life, punya keluarga yang seru dan fun to be with. bisa anter anak lu ke sekolah, jemput istri lu dari kesibukan dia, pergi gereja bareng dan punya banyak foto-foto yang bahagia.

semoga kedua orang tua lu bangga punya anak kayak lu. dan mereka bisa lu bahagiakan selalu.

gua berharap juga, lu gak punya bad habits, but if you have one right now, semoga bisa hilang dengan cepat.

lu tau saat ini gua beberapa kali bisa merasakan depresi dan ragu. tapi walau begitu gua tetep mau coba dan akhirnya mencapai titik yang sekarang lagi lu rasain. apapun yang mungkin terjadi di saat lu baca tulisan ini, selalu inget pesan dari gua, jadilah bahagia dan jujur apa adanya.

from 21 years old me.

29.12.18

Hiatus

And here goes my 2018s Resolution:

1. To join or work for some big-time videography company
2. Finding new source of income
3. Travel more, post more
4. Learn new skills other than video editing
5. Being together with her until next new year
6. Buy a proper editing laptop (But definitely not a macbook)
7. Create many visualstories for my Instagram (At least once a month)
8. Raise my Instagram followers to 2.000 or more (Which kinda sounds impossible... and useless)
9. Better than those amazing talented videographers on YouTube
10. Bahagia.

Hai.

Kenalin, gue Dion dan mungkin ini akan jadi post terakhir gue.
(Pasti aneh ya, untuk kalian yang baru pertama kali baca tapi tau-tau udah post terakhir aja, hahaha)

Anyway, gue berterima kasih banget buat siapapun yang menciptakan blogspot. Karena gue merasa curhat lewat ketikan jauh lebih seru ketimbang curhat sama manusia, walaupun yang baca blog ini ujung-ujungnya manusia juga.

Sedikit mengevaluasi resolusi tahun ini. Gue sekarang kerja di salah satu wedding vendor di Jakarta. Tentunya gue post lebih banyak tahun ini, walaupun kebanyakan adalah hasil kerjaan gue sendiri. 

Gue sempet ke Makasar, Puncak dan Bali tahun ini buat kerja dan jalan-jalan. Gak sempet belajar skill baru apa-apa, agak sedih karena sadar setahun berlalu sia-sia.

Nelen ludah sendiri, gue pake macbook sambil ngetik tulisan ini. Visualstories juga gak jalan, dikalahkan oleh deadline video kerjaan yang selalu menumpuk.

Followers gue, hampir 2 ribu lah. Sekarang sih udah 1.842.

Jadi, apakah gue bahagia?

Tahun ini membuat gue jadi bisa bacot buat ngobrol, semakin sombong dan receh.
Gue juga udah gak ragu sama diri sendiri dengan hasil video yang udah gue buat.

Mungkin tips untuk siapapun yang baca ini, semua hal akan sucks di awal, tapi ketika lu memutuskan untuk gak nyerah, lu akan sampai di titik dimana lu merasa proses itu yang terpenting, bukan tujuan akhirnya.

Menutup tahun ini, gue juga mau menutup kebiasaan gue untuk menulis. 
Gue memulai wadah ini dari SMP sampe sekarang udah jadi mahasiswa semester akhir. Tujuh tahun gue bercerita di blog ini supaya gue gak lupa apa aja yang udah gue lewatin selama ini.

Sekarang gue udah bisa mengingatnya sendiri, lewat video-video yang gue buat. Simpelnya, gue sekarang menulis melalui visual.


Resolusi gue untuk 2019:
1. Buka studio foto
2. Jalan ke luar negeri
3. Bisa main piano
4. Youtube 100 subscribers
5. Buka restoran
6. Jadi pembicara
7. Punya apartemen
8. Belajar bahasa Mandarin
9. Kenal lebih banyak orang lagi
10. Tetap bahagia.

Sampai bertemu lagi,
Penulisjournal.

20.10.18

Bahagia.

Aku, bahagia.

Dalam novel tahun ini, setiap chapter memiliki keunikannya masing-masing.
Sebagai penulis, aku puas dengan penempatan setiap cerita yang saling melengkapi.

Aku telah menghilang untuk waktu yang cukup lama.
Namun aku tak merasa kehilangan.

Entah berapa lama aku melupakan rasanya api.
Semangatku yang meluap, serta lupa akan ketakutan.

Aku yang dahulu, rapuh.
Aku yang kini, bahagia.

Penulisjournal.

6.9.18

Untuk memori di masa lalu

Gue kangen sama semua kebodohan yang sempat tertuang dalam blog ini. Inilah yang membuat gue kembali menulis untuk satu kali lagi.

Kepada memori Senin pagi saat aku mengendarai motor,
Terkena kepulan asap hingga melepas helm dan bergerak masuk ke dalam ruang kelas,
Duduk pada bangku yang sama,
Menunggu dering bel sambil menahan rasa kantuk,
Tak terasa waktuku tiba untuk makan,
Bersama mereka yang selalu tertawa bersamaku.

Ketika kelas berakhir, semua menjadi sebuah petualangan dengan memori yang berbeda-beda.
Pergi nonton, makan es krim, shisha, pergi les, curhat, nongkrong atau mungkin muay thai.

Hahaha, gue kangen banget.

Apa kabarmu sekarang? siapapun yang sedang membaca tulisan ini? Gue tau sih yang baca blog gue paling itu-itu doang juga hahaha, anyway welcome back if you are reading this.

Now everything seems so off, don't you think?

Waktu yang udah terlewati ini membuat gue bukanlah gue yang dulu lagi.
Dan pastinya juga, kalian yang membaca ini udah banyak berubah... mungkin gue sendiri juga akan takut bila bertemu dengan kalian.

Karena gue... takut untuk menghadapi dan menerima, perubahan yang telah terjadi.

Apa kabar?
Penulisjournal.

31.12.17

A New Hope for 2018.

I gotta take notes at my number of followers on Instagram: 612 followers, just curious to see how it will change next year.

RE SO LU SI - 20 17:
1. Bikin minimal 2 video setiap bulan. Upload to YouTube. Grow channel. Just to show-off some skills.
2. Work-out at least once per week. (Which is alr supposed to be easy...)
3. Create a team of people with the same successful mindset through videos.
4. Menang lomba dan mencoba buat gabung di organisasi lain.
5. Still going out with you no matter how crazy or fucked-up shits may happen.
6. Bisa jalan ke luar Indonesia min 1x tahun ini.
7. Beneran jadi volunteer. Harus. Ikut. Minimal. Sekali. Seumur. Hidup.
8. Minimal ada 40 posts di Blog tahun ini.
9. Belajar banyak dari kelas Advertising.
10. Bahagia.

Satu poin terpenting yang patut dirayakan adalah... followers Instagram gue sekarang berjumlah 985!!! 

(Okay, that was my narcissistic side speaking.)

As I read most of my points, I realized that this year might be one of the biggest change in my life.
I did not realize how many new things happened to me this year.

I joined two new organizations this year, through those I find new faces (Or you can also say new Instagram followers). I didn't write a lot on this space, I tried to move this blog to an Instagram format yet I got lazy and somehow forgot the password to that account.

For the first time I joined a volunteer activity called ETKTD. It was fun, I created 2 videos for their publicity and I know that I am truly happy that there are still some good souls that still want to bring help to others in need in this messed-up society.

I won a competition out of luck(?), a spelling bee competition which sounds like kindergarten thing but still its fun. Sadly I haven't made it travelling out from Indonesia once. Yeah, maybe next year. Who knows whats gonna happen.

YouTube thing, I never did start my channel this year. I didn't find any person that suits my idea and skills as well. I didn't do much workout. I got this one month full of cycling then suddenly I got really busy and those motivation of getting fitter just fades away. Anyway my advertising class taught me less than I expected. I still feel that I actually learned something but I hope that next year things will be more challenging.

However, I did feel happy by the end of this year. This year will be 8.3/10. I worked as an event videographer, made some commercial video for some clothing company, becoming part of documentation team on my organizations, and moreover I got recognition through what I made. Theres also a chance that I will become part of documentation for The Script's upcoming concert so wish me luck!

This year, I am becoming my real self. I am becoming more human.

And here goes my 2018s Resolution:

1. To join or work for some big-time videography company
2. Finding new source of income
3. Travel more, post more
4. Learn new skills other than video editing
5. Being together with her until next new year
6. Buy a proper editing laptop (But definitely not a macbook)
7. Create many visualstories for my Instagram (At least once a month)
8. Raise my Instagram followers to 2.000 or more (Which kinda sounds impossible... and useless)
9. Better than those amazing talented videographers on YouTube
10. Bahagia.

Last year I was to scared to hope. This year I hope that next year will give me more than what I had hope.

To 2018 and beyond,
Penulisjournal.

7.6.17

i am (not-so) fat

I reached 70.8 kg today.

(Iya, gue shock banget.)

(Kayaknya terakhir kali nimbang sekitar bulan lalu, berat gue masih di kisaran 65-66 kg. Like, is this even possible?)

I noticed that the last few days (Okay... maybe also the last few months) that I've been eating more than usual. Mungkin karena lagi UAS, tingkat stres sedikit meningkat dan cara melampiaskan yang paling umum dan manusiawi adalah dengan makan.

*Elus perut*

Dan beberapa perubahan ekstrim selain double chin gue ternyata telah berevolusi jadi triple chin adalah... baju gue mulai banyak yang menolak untuk dipakai.

Hampir semua kaos favorit gue membuat tubuh gue terlihat buruk. Kaos favorit gue mendadak gak jadi favorit lagi.

Rasanya malu banget berjalan dengan badan yang membengkak ini, dua tips jenius terlihat kurus (sementara) adalah pakailah baju berwarna hitam dan pakailah jaket bomber. (Kenapa harus bomber? Karena lagi nge-trend.)

Baju yang udah gak muat membuat gue (sangat) bertekad untuk kurusin badan lagi, karena sebagai seorang cipe (Baca: cina pelit) profesional tentu gue diajarkan untuk gak beli baju baru kecuali udah sincia.

oh i am so sad, why i got fat,
Penulisjournal.

15.3.17

moving pictures

Udah basi banget sih kalo gue baru bahas sekarang...

But I finally got my first bokeh-acceptable mirrorless camera aka Canon EOS M10 (Bcs all that matters is as long as kameranya bisa atur exposure and create bokeh, then it's a camera for me.)

One thing yang paling gue suka dari kameranya adalah fitur touch-screen dan flip screen. Karena dibanding kamera 20 juta temen gue (Sony A7S) yang layarnya gak bisa dikeluarin dan diteken-teken, paling enggak ada sisi dimana gue bisa sombong sedikit, hehe.

Dari kamera itu gue udah buat beberapa video buat anak-anak gereja gue dan video volunteer untuk anak-anak English To Knock The Door.

Anyway, itu memang cuman test kamera, ibarat mobil yang baru di starter.

Sekarang ini gue lagi sibuknya mengurus konsep buat bikin satu channel (yang sepertinya akan digarap dengan lebih serius) dan gue super bahagia akhirnya ketemu satu temen yang punya passion sama seperti gue.

Gue gak tau kapan gue bakal upload videonya, semoga monthly bisa ada satu project yang jadi dan semoga lagi gue gak jadi procrastinator dan nyesel di akhir tahun seperti biasanya.

Camera, Roll, Action.
Penulisjournal.

i (didn't) win.

(Since it was an English speech competition that I've been working on. I'll write this on English as well.)

It was a very heartbreaking moment the way that you know there's always someone better than you. But I've never ever imagined that it would be a very big number of people. Out of 88 people, that day I probably ranked around 80-ish something. They were very fascinating yet intimidating at the same time.

Last February, I joined this competition called Asian English Olympics 2017 (AEO) as a speech participant. I wasn't in my best condition, I still got some fever left yet because I've been preparing this whole thing for a whole month (fyi, it's supposed to be holiday yet it doesn't feel like one at all), I feel tempted to keep going (and maybe also bcs i paid half the entrance fee, lol.)

I completely didn't make it anywhere, but I wasn't bad at all (#self-proclaimed), it's just they were better than me (this isn't an excuse).

I've learned that even losing sometimes taught you to keep going, no matter how hard things you'll face. And I'm supposed to join another speech competition this month... but I quit. (Ok, that wasn't very inspiring.)

Just because I don't feel like speech was my thing. And just because I feel that there are some things in life that you'll try, you'll suck at it. And that taught you some great lesson that even if you need to accept it the hard way, but after time you'll eventually get better and improved from those mistakes.

Ladies and gentlemen,
Penulisjournal.

nz

di post kali ini, mungkin lebih pengen cerita soal pindahnya gue ke NZ ya. latar belakang: gue nyaman di Indo, walau kerja jadi freelance, h...